premium

Sejarah dan Ciri-Ciri Tas Balenciaga

Sejarah dan Ciri-Ciri Tas Balenciaga

Mengungkap Sejarah dan Ciri-Ciri Tas Balenciaga: Simbol Elegansi dan Keberanian

Sejarah dan Ciri-Ciri Tas Balenciaga, Tas Balenciaga telah menjadi ikon mode yang menakjubkan dalam industri fashion. Merek ini tidak hanya menghadirkan produk-produk yang sangat dicari, tetapi juga membanggakan sejarah yang kaya dan ciri-ciri desain yang unik. Mari kita telusuri sejarah serta ciri-ciri yang membuat tas Balenciaga menjadi daya tarik yang tak terbantahkan bagi para penggemar mode di seluruh dunia.

Sejarah Tas Balenciaga

Balenciaga, awalnya didirikan oleh desainer Spanyol Cristóbal Balenciaga pada tahun 1919 di San Sebastián, Spanyol, sebelum akhirnya pindah ke Paris pada tahun 1937. Balenciaga dikenal karena inovasinya yang revolusioner dalam desain pakaian, dengan perhatian khusus pada detail dan struktur.

Tas Balenciaga menjadi populer pada tahun 2000-an, ketika Alexander Wang menjadi direktur kreatif. Wang membawa semangat baru ke merek ini dengan desain yang segar dan inovatif, yang tetap mempertahankan estetika khas Balenciaga sambil memperkenalkan sentuhan modern.

Ciri-Ciri Desain

  1. Desain Simpel dan Minimalis: Tas Balenciaga seringkali menonjol karena desainnya yang sederhana namun elegan. Mereka sering menggunakan warna netral seperti hitam, putih, atau abu-abu, memberikan kesan kemewahan yang tak terbantahkan.
  2. Bahan Berkualitas Tinggi: Merek ini menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi seperti kulit domba yang lembut dan tahan lama. Kulit yang digunakan sering kali diproses dengan teknik khusus untuk memberikan tampilan yang unik dan berkarakter.
  3. Detail Ikonik: Salah satu ciri khas tas Balenciaga adalah pemakaian aksen logam besar, termasuk gesper dan ritsleting yang mencolok. Ini memberikan tas Balenciaga sentuhan yang kasual namun tetap mewah.
  4. Siluet Modern: Tas Balenciaga sering menampilkan siluet yang unik dan modern, seperti tas tote oversized atau siluet lipat yang menghasilkan dimensi yang menarik. Ini mencerminkan inovasi desain yang menjadi ciri khas merek ini.
  5. Daya Tahan dan Fungsionalitas: Meskipun desainnya seringkali avant-garde, tas Balenciaga tetap di rancang dengan fungsionalitas yang di utamakan. Mereka sering di lengkapi dengan saku dalam dan luar yang cukup untuk menyimpan barang-barang penting dengan mudah.

Pengaruh pada Dunia Mode

Tas Balenciaga telah menjadi simbol status di kalangan selebritas dan fashionista di seluruh dunia. Mereka sering terlihat di pamerkan di karpet merah dan di halaman-halaman belanja mewah. Pengaruh Balenciaga dalam mode juga dapat di lihat dari popularitasnya di media sosial, di mana tas-tas mereka sering muncul dalam unboxing dan review oleh para influencer.

Dengan dedikasi terhadap kualitas, inovasi, dan desain yang kuat, tas Balenciaga terus menjadi salah satu ikon mode yang paling di cari di dunia. Meskipun telah melewati berbagai evolusi sepanjang sejarahnya, warisan Balenciaga terus hidup melalui produk-produknya yang ikonik dan relevan hingga saat ini.

Baca juga: Ciri-Ciri Tas Coach Asli

Ciri-Ciri Tas Coach Asli

Banyak Tiruannya, Ini 5 Ciri-Ciri Tas Coach Asli

Ciri-Ciri Tas Coach Asli, Termasuk tas mewah di dunia tas Coach juga juga sering dipalsukan. Jadi, jika Anda tertarik untuk membeli tas Coach asli, pastikan untuk mengetahui ciri-cirinya dengan detail.

Ciri-Ciri Tas Coach Asli

Ciri-Ciri Tas Coach Asli

Agar tidak tertipu, berikut MomsMoney bagikan 5 ciri-ciri tas Coach asli sebagaimana dilansir dari

1. Kualitas kulit tinggi

Ciri-ciri tas Coach asli yang pertama yaitu kualitas kulit tinggi. Tas Coach asli terbuat dari kulit berkualitas tinggi yang terasa lembut dan nyaman saat disentuh.

Dibandingkan dengan tas Coach palsu, kulit pada tas Coach asli memiliki pori-pori yang lebih kecil dan lebih halus. Jika kulit pada tas terlihat kasar atau memiliki pori-pori yang besar, kemungkinan besar itu adalah tas Coach palsu.

2. Jahitan tas rapi

Ciri-ciri tas Coach asli yang kedua yaitu jahitan tas rapi. Jahitan pada tas Coach asli cenderung rapi dan teratur. Sementara itu, tas Coach palsu biasanya memiliki jahitan yang tidak rapi dan terkadang tidak sejajar.

3. Label terlihat jelas dan tidak mudah pudar

Ciri-ciri tas Coach asli yang ketiga yaitu label terlihat jelas dan tidak mudah pudar. Setiap tas Coach asli memiliki label merek yang terpasang dengan rapi. Label tersebut terbuat dari bahan kualitas tinggi dan tidak mudah pudar atau hilang.

Selain itu, tulisan merek pada label tercetak dengan jelas dan tidak terlihat buram atau kabur. Jika ada kesalahan ejaan pada tulisan tersebut atau label tampak tidak terpasang dengan rapi, kemungkinan tas Coach tersebut palsu.

Baca Juga: Inilah cara Membedakan Tas Hermes

4. Hardware tahan lama

Ciri-ciri tas Coach asli yang keempat yaitu hardware tahan lama. Tas Coach asli memiliki hardware yang tahan lama dan berkualitas tinggi. Hardware ini termasuk kancing, resleting, dan gesper.

Mengingat kualitasnya yang tinggi, hardware pada tas Coach asli pun cenderung bekerja dengan baik. Jika ada hardware yang terlihat murahan atau retak, kemungkinan itu palsu.

5. Ada authentic card

Ciri-ciri tas Coach asli yang kelima yaitu ada authentic card. Tas Coach asli biasanya di sertai dengan kartu keaslian yang memberikan informasi tentang tas tersebut. Kartu ini di namakan authentic card.

Sering kali, authentic card juga di sertai dengan nomor seri yang dapat dipertanggungjawabkan. Jika Anda membeli tas Coach asli, pastikan untuk memeriksa authentic card-nya untuk memastikan bahwa tas Coach tersebut benar-benar asli.

Itulah 5 ciri-ciri tas Coach asli yang harus Anda ketahui jika tertarik untuk membelinya. Jangan sampai keliru ya,

 

Mengungkap Sejarah Tas Coach: Simbol Klasik Amerika dalam Dunia Mode

Tas Coach adalah ikon dalam industri mode yang telah menarik perhatian para penggemar fashion dari seluruh dunia. Dengan desain yang elegan dan kualitas yang sangat baik, tas-tas ini telah menjadi simbol gaya klasik Amerika. Namun, di balik kemewahan dan ketenaran merek ini, terdapat sebuah sejarah yang menarik yang telah membentuknya menjadi apa yang kita kenal hari ini.

Awal Mula: Perjalanan Seorang Pengusaha

Kisah di mulai pada tahun 1941 di New York City, ketika enam pengusaha muda membentuk sebuah perusahaan bernama Gail Manufacturing Company. Dari keenam pendiri itu, ada satu nama yang menjadi pusat dari perusahaan ini, yaitu Miles Cahn. Cahn menjadi sangat penting karena dia memainkan peran kunci dalam mengubah arah perusahaan ini dan mengantarkannya ke puncak kesuksesan.

Transformasi Menjadi Coach Leatherware

Pada tahun 1950, Miles Cahn bersama istrinya, Lillian, bergabung dengan perusahaan tersebut. Mereka berdua menjadi tokoh kunci dalam perjalanan perusahaan ini menuju kesuksesan besar. Di bawah kepemimpinan mereka, perusahaan mengalami transformasi besar. Pada tahun 1961, Gail Manufacturing Company berganti nama menjadi Coach, Inc. Seiring dengan perubahan nama, fokus perusahaan mulai bergeser dari pembuatan dompet kulit biasa menjadi tas-tas tangan mewah dengan bahan kulit berkualitas tinggi.

Pengenalan “The Cashin Carry Bag”

Pada tahun 1962, perusahaan merilis produk yang akan menjadi tonggak sejarahnya, yaitu “The Cashin Carry Bag.” Tas ini di rancang oleh desainer legendaris, Bonnie Cashin, yang menjadi konsultan desain utama bagi Coach pada saat itu. Tas ini menampilkan gaya yang inovatif dan praktis dengan detail metal yang kuat dan desain yang elegan, menjadikannya sukses besar dalam industri mode. Produk ini mewakili perubahan signifikan dalam strategi desain dan pemasaran Coach.

Kesuksesan Internasional

Coach terus berkembang dan memperluas jangkauannya. Pada tahun 1979, perusahaan ini meluncurkan produk pertamanya di luar Amerika Serikat, di Jepang. Keputusan ini membuka pintu bagi ekspansi global yang lebih luas. Tas Coach mulai di minati oleh para kolektor mode di seluruh dunia, menciptakan reputasi merek yang di kenal secara internasional untuk kualitas dan gaya.

Era Modern dan Kolaborasi

Di era modern, Coach terus menghadirkan inovasi dan kolaborasi yang memukau. Merek ini sering kali bekerja sama dengan desainer terkenal dan selebriti untuk menciptakan koleksi yang unik dan menarik. Kolaborasi dengan tokoh-tokoh seperti Selena Gomez dan Jennifer Lopez telah membantu memperkuat posisi Coach di pasar mode global.

Inilah cara Membedakan Tas Hermes

Inilah cara Membedakan Tas Hermes

Inilah cara Membedakan Tas Hermes, Siapa sih yang tidak tahu dengan merek Hermes? Ya, Hermes merupakan salah satu merek papan atas yang sudah terkenal di seluruh dunia. Ada banyak produk dari Hermes, mulai dari tas, sepatu hingga beragam kebutuhan fashion lainnya.

Dari banyaknya produk Hermes yang menjadi andalan adalah tas-nya yang punya harga tinggi dan dibuat limited edition. Hal ini juga membuat produk tas Hermes jumlah tertentu saja dan hanya bisa dimiliki oleh orang-orang tertentu. Sehingga keeksklusifan tentang tas Hermes ini membuat beberapa orang ingin membuat replika palsu untuk mendapat keuntungan yang tinggi.

Jangan salah pilih! Inilah cara membedakan tas Hermes asli dan palsu

Nah, sebelum kamu membeli tas Hermes ada baiknya perhatikan ciri-ciri berikut ini. Dilansir dari akun TikTok @styloindonesia, Kamis 28 Maret 2024 berikut ciri-ciri tas Hermes asli dan palsu.

Ada beberapa cara membedakan tas Hermes asli vs palsu yang bisa kamu lihat secara kasat mata. Jika tas Hermes asli akan memiliki jahitan yang sangat rapi karena produk ini langsung dijahit oleh pegawainya yang sudah puluhan tahun. Kemudian kamu juga bisa lihat dari logo-nya yang ditampilkan dalam font yang halus dan rapi yang tidak terpengaruh oleh tekstur kulit.

“Kalau setiap tas Hermes punya stempel atau logo di bagian atas. Stempel yang asli akan menyatu pada menempel pada bahan kulit,” kata akun TikTok tersebut. Selanjutnya resleting terdapat tulisan Hermes dan tidak mudah jatuh atau atau menggantung pada sudut 90 derajat.

Bukan hanya itu, kamu juga bisa melihat dari toggle asli memiliki putaran yang mulus saat kamu memutarnya, mirip dengan gerakan jarum jam tangan. Menariknya lagi adalah jika tas Hermes punya perangkat keras yang selalu berupa logam mulia asli yakni palladium atau emas berlapis. Perangkat keras yang ada di tas Hermes ini juga memiliki tanda kecil untuk menunjukkan bahwa itu adalah logam mulia dan akan terasa berat dan berkualitas tinggi. slot777

Mengungkap Sejarah Tas Hermes: Dari Awal Hingga Terkenalnya di Seluruh Dunia

Tas Hermès, dengan keanggunan dan kualitasnya yang tak tertandingi, telah menjadi simbol kemewahan dan status. Di balik kemewahannya yang ikonik, tas Hermès menyimpan kisah panjang dan kaya akan sejarah, inovasi, dan dedikasi terhadap kerajinan tangan yang sempurna.

Awal Mula: Pendirian Hermès

Semua bermula pada tahun 1837 ketika Thierry Hermès mendirikan perusahaan yang diberi namanya di Paris, Prancis. Awalnya, Hermès fokus pada pembuatan dan penjualan barang-barang berkualitas tinggi untuk berkuda, termasuk pelana, bridle, dan koper. Keahlian dalam kerajinan kulit menjadi dasar bagi Hermès untuk memperluas bisnisnya.

Perkembangan Menuju Kemewahan

Di bawah kepemimpinan generasi-generasi Hermès selanjutnya, perusahaan terus berkembang dan menciptakan produk-produk yang menonjol dalam kemewahan dan kualitas. Pada awal abad ke-20, Charles-Émile Hermès, cucu pendiri perusahaan, memperkenalkan lini produk baru, termasuk tas tangan dan aksesori kulit lainnya. Tas-tas buatan Hermès segera di kenal karena kualitas bahan baku yang luar biasa dan kerajinan tangan yang teliti.

Kelahiran Tas Birkin dan Kelly

Pada tahun 1920-an, Hermès memperkenalkan tas tangan pertamanya yang ikonik, “Sac à dépêches” atau yang lebih di kenal sebagai “Kelly Bag”, yang aslinya di desain untuk membawa peluru. Kemudian pada tahun 1984, tas yang mungkin lebih terkenal, Birkin Bag, di perkenalkan, di namai untuk menghormati aktris Jane Birkin. Tas Birkin, dengan desainnya yang elegan dan fungsional, segera menjadi simbol kemewahan yang tak tertandingi.

Dedikasi Terhadap Kerajinan Tangan

Satu hal yang membedakan tas Hermès dari yang lain adalah dedikasinya terhadap kerajinan tangan yang sempurna. Setiap tas Hermès di buat secara manual oleh pengrajin berbakat yang telah menjalani pelatihan bertahun-tahun. Proses produksi yang rumit dan teliti memakan waktu berbulan-bulan, dengan setiap tahapan dari pemilihan kulit hingga jahitan di lakukan dengan cermat.

Kualitas yang Tak Tertandingi

Tas Hermès tidak hanya menjadi simbol status, tetapi juga investasi yang berharga. Kualitasnya yang tak tertandingi dan keunikan setiap produk menjadikannya salah satu merek paling di idolakan di dunia. Bahkan, beberapa tas Hermès telah memecahkan rekor harga lelang tertinggi untuk tas tangan, membuatnya menjadi investasi yang sangat bernilai.

Tas Hermès di Era Modern

Hingga hari ini, tas Hermès tetap menjadi salah satu barang mewah paling di cari di seluruh dunia. Meskipun telah berlangsung lebih dari dua abad sejak pendirian perusahaan, warisan kualitas dan keanggunan tetap tak tergantikan. Setiap tas Hermès adalah karya seni yang unik, memadukan sejarah, kemewahan, dan keindahan yang abadi.

Tas Hermès bukan hanya sebuah produk, tetapi juga sebuah warisan, menandakan dedikasi terhadap kerajinan tangan yang tiada tara dan keindahan yang abadi. Dalam dunia mode yang terus berubah, Hermès tetap sebagai simbol kemewahan yang melewati waktu, menginspirasi generasi demi generasi dengan keanggunan dan keindahan yang tak terpadai.

Baca juga: Tas Lokal Indonesia Mendunia

Sejarah Louis Vuitton

Sejarah Louis Vuitton

Sejarah Louis Vuitton

Sejarah Louis Vuitton, Mendengar kata Louis Vuitton, satu yang menjadi bayangan kita adalah sebuah merek terkenal di dunia asal Prancis. Ya, kamu tidak salah! Louis Vuitton memang sudah dikenal sangat mendunia.

Louis Vuitton atau disebut sebagai LV menjual beragam produk, seperti kacamata, pakaian, tas, dan aksesori lainnya. LV juga di kenal juga sebagai merek dengan harga yang di tawarkan sangat tinggi di seluruh dunia, lho!

Namun, di balik seluruh kesuksesan ini, ada desainer yang merintis sejak kecil-kecilan, nih, Sobat Medcom? Nah, ini dia sejarah tentang Louis Vuitton, si desainer di balik merek elegan ini.

Sejarah hadirnya Louis Vuitton

Ya, kamu tidak salah dengar! Nama Louis Vuitton lahir dari nama desainernya sendiri. Lahir 4 Agustus 1821 di sebuah desa kecil di Prancis bernama Anchay, Louis Vuitton Malletier ternyata di lahirkan di sebuah keluarga kelas bawah, lho.

Louis Vuitton lahir di keluarga yang tidak bisa di anggap kalangan atas. Ayahnya adalah seorang petani, lalu Louis di tinggal oleh sang Ibu di umur 10 tahun, kemudian di susul oleh sang Ayah.

Kehidupannya berubah ketika mulai pindah ke Paris pada tahun 1837. Namun, tidak secepat itu Louis Vuitton melejit. Ia memulai kariernya dengan magang di sebuah perusahaan pembuat koper bernama Monsieur Marechal.

Melalui perusahaan tersebut, Louis Vuitton mulai belajar mengenai cara membuat koper yang memiliki kualitas tinggi. Pun, atasannya menyukai cara bagaimana ia bekerja. Louis Vuitton di ketahui bekerja di perusahaan tersebut selama 17 tahun.

Memulai dari bisnis koper

Saat berusia 33 tahun, Louis Vuitton memutuskan untuk berhenti bekerja dan membuka bisnis kopernya sendiri. Ia memulai dengan membuka usaha di 4 Rue Neuve-des-Capucines dekat Place Vendome yang ada di Kota Paris.

Karena berkembang pesat, ini membuat Louis Vuitton berhasil membuka studio sendiri di Asnieres pada tahun 1859. Studio ini awalnya hanya berisi 20 karyawan. Lambat laun bertambah hingga 225 karyawan pada tahun 1914.

Perkembangannya membuahkan hasil. Melalui bisnis pribadi ini, Louis Vuitton mulai mengenali kalangan-kalangan atas, termasuk bangsawan. Mulai dari sini, Louis Vuitton semakin berkembang untuk memproduksi produk-produknya dengan luas.

Bisnis meluas hingga London

Kesuksesan Louis Vuitton sampai di London. Pada tahun 1855, Louis Vuitton melakukan ekspansi dan membuka butiknya di sana. Hal ini di karenakan dampak dari Louis Vuitton yang mengenalkan produk-produknya ke kalangan bangsawan.

Namun, kesuksesan tidak selalu mulus. Produk milik Louis Vuitton sering di temukan di imitasi oleh banyak orang, di mana di nilai tidak orisinil. Namun, ini tidak menggoyahkan bisnisnya sama sekali.

Bisnis di lanjutkan oleh sang anak, George Vuitton

Louis Vuitton meninggal di tahun 1892. Tentunya bisnis ini tetap berlanjut dengan di lanjutkan oleh putranya, George Vuitton. Melalui putranya, merek Louis Vuitton menjalar memasuki produk fashion.

Karena adanya peristiwa imitasi produk yang tentunya kita tidak bisa toleransi, Louis Vuitton mematenkan logonya yang kamu bisa lihat hingga saat ini. Louis Vuitton mematenkan logonya pada tahun 1896.

Pada 1997, perusahaan ini menunjuk Marc Jacobs sebagai Direktur Artistiknya. Hingga saat ini, Louis Vuitton menjadi merek terdunia dengan harga yang di banderol tidak main-main.

Sudah ada banyak outlet yang hadir di seluruh dunia pula, termasuk di Indonesia. Tidak sedikit juga masyarakat yang telah memiliki produk dari merek ternama di dunia ini. Ini menjadi bukti bahwa keberhasilan Louis Vuitton masih terasa hingga hari ini.

Itulah sejarah dari hadirnya merek dunia terkenal Louis Vuitton, Sobat Medcom! Produk yang di hadirkan memang terbilang mahal, tetapi untuk bahan pun juga pastinya di perhatikan hingga menjadi merek yang di percaya di dunia. Intip video singkat perjalanan Louis Vuitton dari link resminya, Louis Vuitton di bawah ini.

Baca juga: Sejarah Hermes Birkin

Sejarah Hermes Birkin

Sejarah Hermes Birkin

Sejarah Hermes Birkin

Sejarah Hermes Birkin, Aktris lawas Jane Birkin, yang juga dikenal sebagai inspirasi tas Hermes Birkin, Jane Birkin telah menjadi ikon berkat gayanya yang terlihat santai elegan sekaligus bohemian. Salah satu rumah mode yang terkenal dengan tas mewahnya, Hermes, bahkan membuat tas khusus dengan mengadaptasi namanya ‘Birkin Bag’.

Sejarah Hermes Birkin, Tas Hermes Birkin sendiri merupakan salah satu tas termahal di dunia, dengan kisaran harga mulai dari US$9.000 hingga setengah juta dolar. Tas tangan mewah ini juga dianggap sebagai salah satu aksesoris paling bergengsi dan dicari di dunia mode.

Mengapa Brand Yang Satu Ini di anggap bagian daripada investasi?

Aksesoris eksklusif ini bahkan di anggap oleh beberapa orang sebagai investasi yang lebih baik daripada emas atau pasar saham. Melansir South China Morning Post, tas Hermes Himalaya Birkin berhasil jadi tas termahal di dunia yang terjual seharga US$500.000 atau sekitar Rp7,5 miliar.

Jadi sebenarnya apa yang membuat tas Birkin begitu mahal?
Kisah tas ini di mulai dari penamaannya yang terinspirasi dari aktris Jane Birkin. Dalam sebuah penerbangan dari Paris ke London, aktris asal Inggris ini kebetulan duduk di sebelah kepala eksekutif Hermes kala itu, Jean-Louis Dumas.

Jane di kenal suka membawa keranjang anyaman ke manapun ia pergi dan menggunakannya untuk segala hal, mulai dari bahan makanan hingga popok.

Ketika dia mencoba memasukkan keranjangnya yang terkenal itu ke dalam kompartemen di atas kepala, tutupnya terlepas dan menumpahkan isinya ke mana-mana. Jane pun kemudian mengeluh kepada Dumas bahwa ia tak pernah menemukan tas yang cocok untuknya.

Dumas kemudian memperkenalkan dirinya sebagai kepala Hermes. Tak lama setelah itu, keduanya menghabiskan waktu selama penerbangan dengan membuat sketsa desain tas tangan.

Setahun kemudian, Dumas menghadiahkan Jane tas Birkin, sebuah tas kulit dengan desain yang elegan dan fungsional yang sempurna untuk penggunaan sehari-hari. Kantong-kantong yang terdapat di tas Birkin membuatnya sangat fungsional, dengan tasnya tertutup rapat untuk mencegah sesuatu tumpah.

Hermes kemudian membuat tas Birkin di Perancis dengan menggunakan bahan premium seperti kulit anak sapi, kulit buaya, dan bahkan kulit burung unta. Setiap tas di buat sepenuhnya dengan tangan.

Meskipun Birkin adalah salah satu tas yang paling eksklusif dan paling di cari saat ini, namun sebenarnya tas ini tidak terlalu populer saat pertama kali di luncurkan. Baru pada tahun 90-an, Birkin menjadi salah satu tas ikonik pada era tersebut.

Tas Yang Menjadi Simbol Status Sertinggi

Kini, tas ini menjadi simbol status tertinggi. Victoria Beckham di laporkan memiliki lebih dari 100 koleksi Birkin, yang di perkirakan bernilai lebih dari US$2 juta. Tak hanya itu, sosialita dan pengusaha Singapura Jamie Chua di percaya memiliki koleksi Birkin terbanyak di dunia dengan lebih dari 200 tas.

Hermes juga membatasi jumlah tas Birkin yang dapat di beli oleh klien per tahunnya. Dedikasi untuk menjaga eksklusivitas tas ini tentu saja membuahkan hasil. Kesenjangan dalam permintaan dan akses telah menciptakan pasar penjualan kembali yang berkembang pesat.

Sebuah studi tahun 2017 mengungkapkan bahwa nilai tas Hermes Birkin telah meningkat 500 persen dalam 35 tahun terakhir, atau meningkat 14 persen per tahun.

“Nilai ritel dan nilai jual kembali yang tinggi adalah karena tas-tas ini merupakan karya seni,” kata Mason Howell, konsultan tas dan aksesori di Sotheby’s dan mantan manajer senior penilaian tas dan mode di The RealReal.

Alasan lain dari mahalnya harga tas ini tentu saja karena ketersediaannya yang terbatas. Jumlah total tas Birkin yang di produksi Hermes setiap tahun adalah rahasia yang di jaga dengan baik. Namun, di perkirakan ada sekitar 200.000 yang beredar.

Untuk pasar penjualan kembali (reseller) barang mewah, tas Birkin adalah komoditas yang sangat di minati. Peritel online Prive Porter menggunakan Instagram dan WhatsApp untuk menjual tas-tas tersebut secara online. Sementara reseller barang mewah The RealReal memiliki ratusan tas. Birkin yang tersedia setiap saat, banyak di antaranya dengan harga di atas harga eceran aslinya.

Salah satu model dari tas Birkin yang paling di dambakan datang dari koleksi Himalaya Hermes, yang hadir dalam tiga ukuran. Sering di sebut sebagai ‘holy grail’ tas tangan. Tas Birkin Himalaya putih ini di lengkapi dengan perangkat keras emas putih 18 karat dan lebih dari 200 berlian. Model 35 cm khususnya sangat langka dan telah terjual dengan harga rekor dari tahun ke tahun.

Pada tahun 2019, tas ini terjual dengan harga lebih dari setengah juta dolar

Konsultan taruhan olahraga profesional David Oancea. Yang juga di kenal sebagai Vegas Dave, adalah orang yang berhasil membeli tas dengan harga rekor tersebut.

“Alasan saya membeli tas Birkin adalah karena saya suka memecahkan rekor. Saya telah memecahkan semua rekor taruhan olahraga, saya ingin memecahkan rekor tas termahal. Saya ingin meningkatkan standar,” kata dia.

Tas Birkin Himalaya juga di buat dari kulit buaya putih atau albino yang sangat langka. Kulit yang mahal ini di warnai dengan susah payah untuk meniru tampilan bersalju di pegunungan Himalaya.

 

Baca juga: Sejarah Louis Vuitton

Tas Termahal di Dunia

Tas Termahal di Dunia

10 Tas Termahal di Dunia, Harganya Sampai Miliaran!

Tas Termahal di Dunia, Bagi kaum hawa, tas bukan soal aksesoris yang memiliki fungsi sekedar pelengkap penampilan, tapi tas sudah menjadi barang kebutuhan yang tak bisa lepas dari keseharian.

Harga tas perempuan pun bervariasi. Bahkan, ada tas termahal di dunia yang harganya mencapai miliaran. Zaman sekarang punya tas mahal bukan sekedar menjadi aksesoris saja, tapi menunjukkan identitas sosial seseorang.

Bagi kalangan yang mementingan barang branded atau mahalnya sebuah aksesoris sering terjadi pada artis papan atas atau sosialita. Hal ini dikarenakan merek dan jenis tas sangatlah penting dalam sebuah komunitas pergaulan.

Namun, tas branded apa saja sih yang harganya mencapai miliaran? Yuk, simak ulasan di bawah ini!

Tas Termahal di Dunia mencapai miliaran

1. Chanel Diamond Forever Classic Bag

Tas termahal urutan ketiga, Chanel Diamond Forever Classic Bag dengan harga US$261 ribu atau setara dengan Rp3,6 miliar.The Chanel Diamond Forever Classic Bag memiliki total 334 berlian atau 3,56 karat dengan emas putih 18 karat.

2. Gadino Bag

Gadino Bag di rancang oleh seorang perancang tas dari Norwegia yang sangat terkenal, yaitu Hilde Palladino. Namun Tas ini terbuat dari kulit buaya asli dengan menghadirkan 39 berlian putih yang tersembunyi dalam jepitan emas putih. Tas bermodel klasik dan elegan ini di banderol US$38.470 atau setara dengan Rp540 juta.

3. Hermès Birkin

Hermès Birkin bag merupakan hasil desainer asal Jepang, Ginza Tanaka. Namun Tas ini terbuat dari 100% platinum dan cukup menarik karena ia menghiasinya dengan 2.000 berlian dan berlian berkilauan 8-karat berbentuk pir.

Model tas Hermès satu ini bisa di gunakan dengan dua model, baik tali yang di lepas atau berlian yang di gunakan secara terpisah sebagai gelang atau kalung. Namun Untuk harganya, tas Hermès Birkin di banderol seharga US$1,9 juta atau setara dengan Rp26 miliar.

4. Hermès Kelly Rose Gold

Sedang mencari handbag dengan warna yang mewah? Maka tas Hermes Kelly Rose Gold cocok dan bisa jadi pilihanmu. Namun Handbag ini merupakan rancangan produsen terkenal, yaitu Hermès. Untuk menghasilkan tas mewah dan mahal ini, Hermès bekerja sama dengan desainer terkenal, Pierre Hardy.

Tas ini di buat dengan kurang lebih 1.160 berlian. Sayangnya, tas ini limited edition, karena hanya di produksi 12 buah saja dan tersedia dalam tiga jenis. Namun Untuk harganya, Hermès Kelly Rose Gold di banderol dengan harga sekitar US$2 juta atau setara dengan Rp31 miliar.

5. Hermès Matte Crocodile Birkin Bag

Hermès Matte Crocodile Birkin Bag terinspirasi oleh aktris Prancis Jane Birkin. Tas ini di buat dari kulit buaya dan tali yang memiliki 10 karat berlian putih. Namun Tas dari Hermès ini di banderol seharga US$120 ribu atau setara dengan Rp1,6 miliar. Meskipun terlihat klasik, tapi tas ini masih menjadi incaran para sosialita.

6. Lana Marks Cleopatra Bag

Tas ini di buat oleh perancang terkenal, Lana Marks. Ia hanya memproduksi satu tas Cleopatra setiap tahunnya. Namun Tas ini di buat dari kulit buaya perak metalik dan talinya di taburi 1.500 berlian hitam dan putih dengan berlian 18 karat. Namun Lana Marks Cleopatra Bag tersedia dalam berbagai warna dan di hargai sekitar US$250 ribu atau setara dengan Rp3,5 miliar.

7. Leiber Precious Rose

Dari namanya saja, mungkin kamu bisa membayangkan tas dengan bentuk yang menyerupai bunga mawar. Namun Hingga saat ini, tas Leiber Precious Rose masih menduduki deretan tas termahal di dunia dengan harga US$92 ribu atau setara dengan Rp1,2 miliar.Leiber Precious Rose di rancang dengan 1.016 berlian atau sama dengan 42,56 karat dan 1.169 safir merah muda dan 800 turmalin. Namun Berlian dan permata yang ada pun di desain dalam emas putih yang besarnya 18 karat.

8. Ransel Louis Vuitton New Age Traveler

Ransel Louis Vuitton New Age Traveler menampilkan berbagai kain tenun Monogram lurex jacquard pada bagian samping tas. Namun Kulit yang di gunakan pada tas ini pun dari kulit buaya dan ular.

Tas ini memiliki jumbai kulit suede dan untaian kabel, serta dua pesona bulu rubah. Wah, menarik banget ya tas yang satu ini. Untuk harganya, Ransel Louis Vuitton New Age Traveler di banderol US$54.500 atau setara dengan Rp765 juta.

9. The 1001 Nights Diamond Purse

Tas termahal di dunia dengan harga mencapai US$3,8 juta atau setara dengan Rp53 miliar. Tas ini sudah disertifikasi oleh Guinness Book of World Record. Namun uniknya, tas tersebut berbentuk hati yang bertatahkan 4.517 berlian dalam varian kuning, merah muda, dan silver dengan total 381,92 karat. Menariknya, untuk menghasilkan tas The 1001 Nights Diamond Purse membutuhkan 10 pengrajin terampil dan total 8.800 jam.

10. Urban Satchel Louis Vuitton Bag

Bosan dengan gaya tas mewah yang itu-itu saja? Handbag satu ini merupakan salah satu handbag termahal dari LV.

Namun merek yang satu ini memang seringkali muncul dengan ide yang inovatif dan unik. Namun salah satunya Urban Satchel Louis Vuitton Bag, tas dengan bentuk seperti tumpukan sampah seharga US$150 ribu atau setara dengan Rp2,1 miliar.

Nah, gimana nih setelah melihat 10 tas termahal di dunia yang bentuknya klasik maupun unik? Sangat mahal bukan?

Baca juga: Sejarah Hermes Birkin